Ketahui 5 Fakta Kota Palembang Sebelum Mengunjungi

Sepertinya saya mesti setuju dengan ungkapan “Setiap kota mempunyai keunggulan tersendiri”, dan hal ini berlaku pula untuk Kota Palembang. Ibu kota Propinsi Sumatera Selatan adalah kota terbesar kedua setelah Medan. Kota ini terkenal dengan makanan khasnya yaitu pempek dan ikon jembatan amperanya. Jadi sangat direkomendasikan untuk tujuan wisata. Katanya, kalau sudah berkunjung ke sana, tidak cukup hanya sehari dua hari saja waktu yang dibutuhkan untuk menikmati fakta kota Palembang ini. Sebab, Palembang punya lima hal yang patut kamu ketahui berikut ini.

Kota Tertua di Indonesia

Ini yang belum banyak orang tahu, bahwa Kota Palembang itu adalah kota tertua di Indonesia. Faktanya, ditemukan sebuah prasasti Kedukan Bukit di Bukit Siguntang, yang selanjutnya dari prasasti tersebut diketahui bahwa kota yang berpenduduk mayoritas Islam ini sudah menjadi sebuah kota sejak tahun 688 M.

Jadi memang menjadi kota tertua di Indonesia yang tetap bertahan dan terus berkembang sampai sekarang. Bahkan sekarang sudah dibangun LRT (Kereta Api Layang).

Mendapat Julukan Kota BARI dan Venisia dari Timur

BARI itu adalah akronim dari Bersih Aman Rapi Indah. Memang pantas kota ini mendapat julukan seperti itu. Karena Pemkotnya membudayakan seluruh masyarakatnya untuk membuang sampah pada tempatnya. Jadi sangat indah dan nyaman, sebab terbebas dari sampah-sampah yang berserakan.

Sedangkan julukan Venisia dari Timur disematkan oleh dunia barat, karena sungai Musi yang mengalir mengelilingi kota memberikan pemandangan yang sangat menakjubkan. Keadaan ini seperti layaknya kota Vinisia makanya tak heran kalau Palembang dijuluki sebagai Venisia dari Timur alias Venice of the East. Sayangnya bangunan di tepi sungainya kurang terawat, berbeda dengan Venesia yang sangat tertata rapi dan menjadi objek wisata.

Kota Wisata Air

Sudah tahu belum kalau Palembang merupakan salah satu kota yang unggul di bidang pariwisata perairan? Buktinya adalah mantan presiden SBY pernah menetapkan Kota Palembang sebagai kota wisata air. Dengan alasan, karena Kota Palembang memiliki Sungai Musi, jembatan Ampera, Sungai Gerong dan masih banyak lokasi wisata air lain yang begitu menarik perhatian wisatawan baik yang dari lokal maupun interlokal.

Menurut Wikipedia penamaan kota ini diambil dari bahasa Melayu yang terdiri dari “Pa” dan”Lembang”. “Pa” di sini memiliki arti tempat atau situasi. Sementara “Lembang” berarti tempat yang selalu dibanjiri air sepanjang waktu. Palembang berarti tempat yang selalu dibanjiri air, sangat cocok kan dengan julukan yang diberikan oleh Bapak SBY? Tapi begitulah fakta kota Palembang.

Kulinernya Nikmat

Seperti yang kita tahu, negeri kita ini memiliki banyak sekali ragam kuliner yang nikmat buat disantap. Begitu juga ketika kita berada di Kota Palembang. Karena di sini kita dapat mencicipi penganan yang enak-enak, mulai dari makanan khasnya yaitu Pempek, kita juga bisa mencicipi aneka macam makanan enak yang lainnya seperti Tekwan, Mie Celor, Laksan dan sebagainya. Konon, makan khas Pempek itu sebenarnya warisan dari orang Tiongkok yang tinggal di Palembang.

Selain itu kita juga bisa mencicipi sambal tempoyak, yang merupakan fermentasi dari buah durian. Serta pindang patin yang rasanya nampol di lidah semuanya itu dapat kamu temukan baik di kaki lima sampai ke restoran di Palembang.

Dimanapun kamu membelinya, semua makanan khas Palembang sangat terkenal dengan rasa pedasnya.  Oh ya jadi ingat, katanya ‘Nggak Indonesia banget kalau nggak suka makanan pedas.”

Kain Tradisional yang Mewah

Fakta kota palembang

Setiap bagian di Indoneisa memiliki kain tradisional yang khas. Nah Kota Palembang sangat terkenal dengan kain songketnya. Keindahan songket dari Palembang sudah diakui dunia karena memang bentuknya yang sangat cantik dan unik.

Kain yang merupakan salah satu peninggalan Kerjaan Sriwijaya ini, disebut-sebut sebagai ratunya kain dari segala jenis kain karena saking bagusnya, makanya disebut mewah.

Ceritanya begini, pada masa kerjaan dulu kain songket dipakai sebaga pakaian adat kerajaan, ini lah yang membuatnya semakin istimewa. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat songket juga tidak kalah istimewanya. Ada beberapa kain songket yang terbuat dari emas, sudah jelas harga jualnya tentu bernilai sangat tinggi.

42 Comments

  1. duniamasak Januari 23, 2020
    • Hadi Kurniawan Januari 24, 2020
    • artha Januari 31, 2020
  2. artha Januari 24, 2020
  3. Diah Alsa Januari 24, 2020
  4. Kornelius ginting Januari 24, 2020
  5. ILa Januari 24, 2020
  6. triyatni Januari 25, 2020
  7. Andayani Rhani Januari 25, 2020
    • Kornelius ginting Januari 27, 2020
  8. hani Januari 25, 2020
  9. Zamhari Januari 25, 2020
  10. Richa Miskiyya Januari 25, 2020
  11. Nur Husna Annisa Januari 25, 2020
  12. Jasmi Bakri Januari 25, 2020
  13. Fatimah Aqila Januari 25, 2020
  14. Uwien Budi Januari 25, 2020
  15. Mutiara Sy Januari 25, 2020
  16. Fadli Hafizulhaq Januari 25, 2020
  17. marfa Januari 25, 2020
  18. ZEEVORTE Januari 25, 2020
  19. firafirdaus Januari 26, 2020
  20. Bang Doel Januari 26, 2020
  21. elva s Januari 26, 2020
  22. COBA GEH Januari 26, 2020
  23. Susi Ernawati Januari 26, 2020
  24. Ovi roro Januari 27, 2020
  25. Annafi Januari 27, 2020
  26. Alma Wahdie Januari 27, 2020
  27. Kiky Januari 27, 2020
  28. Akarui Cha Januari 27, 2020
  29. Achmad Muslichun Januari 28, 2020
  30. Nanik Nara Januari 29, 2020
  31. arigetas.com Januari 29, 2020
  32. Amir Januari 31, 2020
  33. Hadi Kurniawan Januari 31, 2020
  34. Dahlia Siregar Februari 1, 2020
  35. ridous Februari 5, 2020
  36. Grandys Februari 5, 2020
  37. Rini Novita Sari Februari 8, 2020
  38. Anak Desa Februari 12, 2020
  39. Rebel Tech Maret 10, 2020

Leave a Reply