5 Hal yang Harus Diperhatikan Setelah Membeli Mobil Bekas

Diposting pada

Membeli mobil bekas memang menjadi pilihan bagi banyak orang ketika ingin memiliki mobil. Ini adalah salah satu solusi untuk mendapatkan mobil dengan harga yang lumayan miring. Namun, setelah mendapatkan mobil bekas, biasanya kita harus menyisihkan uang yang ada di dompet untuk perawatan agar nyaman saat dipakai.

Ada beberapa bagian mobil yang biasanya menjadi perhatian. Tentu saja, hal tersebut akan memerlukan pemeriksaan untuk memastikan mobil yang kita beli tetap dalam performa terbaik. Kemudian, apa saja yang harus kita perhatikan ketika sudah membeli mobil bekas?

Hal yang Harus Diperhatikan Setelah Membeli Mobil Bekas

Image by fancycrave1 from Pixabay

Cek kondisi mesin

Kondisi mesin adalah hal paling utama yang emang harus diperhatikan setelah membeli mobil bekas. Yang biasanya dilakukan adalah dengan melakukan penggantian oli mesin. Kita dapat melakukan pengecekan dari kondisi oli ini, cek dari kekentalan, warna olinya, dan kotoran yang ada pada oli tersebut.

Setelah itu, jangan lupa untuk melakukan pembersihan radiator, filter-filter yang terdapat di mesin mobil, dan sistem lainnya supaya mobil bekas yang baru kita beli ini akan tetap nyaman saat dipakai berkendara. Maka sebaiknya lakukan pemeriksaaan menyeluruh terhadap mesin mobil, jangan sampai ada yang sampai terlewat.

Biasanya, komponen seperti selang AC, kampas kopling, busi, kampas rem, dan bagian kecil lainnya yang sering terlupakan.

Perhatikan sistem kelistrikan

Sama dengan mesin, sistem kelistrikan adalah salah satu bagian penting yang terdapat pada mobil. Biasanya, kita membeli mobil bekas akan mengecek kondisi aki dahulu untuk mengetahui besarnya daya yang bisa disalurkan ke komponen yang membutuhkan.

Kemudian, sempatkan pula untuk mengecek alternator mobil. Alternator mobil sangat berguna sebagai alat untuk menyalurkan energi listrik yang terdapat dalam mobil ketika mesin dihidupkan. Caranya cukup gampang, cukup gunakan obeng atau kunci pas kemudian tempelkan ke pulley alternator buat mengecek besarnya daya magnet alternator mobil.

Kita juga dapat menggunakan voltmeter untuk mengukur tegangan yang dihasilkan oleh alternator. Standarnya, tegangan alternator mobil itu 13 -15 volt. Kalau kurang dari itu, lebih baik membawa mobil ke bengkel resmi untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.

Periksa kondisi kaki-kaki

Ini juga yang sering menjadi masalah ketika kita membeli mobil bekas. Kondisi jalan yang kurang baik bisa membuat umur kaki-kaki mobil jadi lebih pendek dari jadwal yang seharusnya. Biasanya, yang pertama kali mendapat masalah ada shockbreaker.

Kondisi shockbreaker yang kurang baik akan mengganggu kenyamanan dan kelincahan mobil pada saat berakselerasi. Untuk itu, perlu sekali dilakukan pemeriksaan bagian-bagian shockbreaker, seperti bearing, karet sil, piston, dan bagian lainnya.

Beri perhatian pada kebersihan mobil

Kalau kita baru membeli mobil bekas, jangan sampai melupakan hal ini. Karena kebersihan mobil adalah kunci kenyamanan dalam berkendara, khususnya kebersihan pada bagian interior. Selain itu, kebersihan interior mobil juga sangat berpengaruh bagi kesehatan pengendara dan penumpang.

Jadi, setelah kita membeli mobil bekas, ada baiknya kita langsung membersihkan mobil tersebut, misalnya dengan mencuci karpet mobil, mengganti sarung jok, menghilangkan debu yang menempel, dan lain-lain. Setelah itu, bersihkan pula bagian eksterior supaya mobil menjadi lebih terlihat kinclong dan enak untuk dipandang mata.

Tambahkan aksesoris yang dianggap penting

Aksesoris juga menjadi suatu bagian mobil yang beberapa diantaranya mempunyai peran penting dalam menjaga kenyamanan berkendara. Misalnya kaca film, yang mampu memantulkan sinar matahari sehingga tidak akan membuat menyilaukan mata ketika berkendara.

Kualitas kaca film bisa berkurang seiring dengan waktu dan otomatis daya tahan pada cahaya juga berkurang. Warna kaca film juga akan terlihat pudar, tak sepekat saat pertama kali dipasang. Untuk itu, kalau ciri-ciri tersebut sudah terdapat pada kaca film mobil, lebih baik segera menggantinya supaya perjalanan kita tidak terganggu.

Aksesoris lain yang sering menjadi perhatian adalah head unit. Ketika membeli mobil bekas, sering sekali head unit mobil tak sesuai dengan keinginan. Karena tidak adanya fitur-fitur yang kita butuhkan.

Sebenarnya, head unit sifatnya opsional, tetapi kalau kita menyukai perangkat hiburan, ini dapat menjadi sesuatu yang amat penting. Fitur-fitur seperti sistem navigasi, integrasi kamera parkir, sambungan bluetooth, dan lain-lain juga dapat menjadi salah satu alasan kita untuk mengganti head unit mobil kalau belum memiliki fitur-fitur tersebut.

Untuk melakukan hal di atas, sebaiknya kita membawa kendaraan ke bengkel resmi supaya dapat dilakukan pengecekan secara lengkap. Namun, kalau kita tak memiliki banyak waktu, kita juga dapat melakukan booking service di SEVA Pusat Mobil Murah. Jadi, kitatidak perlu menunggu lama untuk mengantri dan mobil kita akan segera ditangani oleh teknisi di bengkel resmi.

One thought on “5 Hal yang Harus Diperhatikan Setelah Membeli Mobil Bekas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *